Selasa, 22 Februari 2011

Contoh Kalimat Sinonim, hipernim, homonim, polisemi dan antonim

1. Sinonim adalah suatu kata yang memiliki bentuk yang berbeda namun memiliki arti atau pengertian yang sama atau mirip. Sinomin bisa disebut juga dengan persamaan kata atau padanan kata.
Contoh dalam kalimat :
• Kemarin Rido menyatakan cinta kepada perempuan yang dia cintai tapi dia sudah memiliki wanita pujaan hati
• Harga pakaian dan baju di toko butik itu sangat mahal

2. Hipernim adalah kata-kata yang mewakili banyak kata lain. Kata hipernim dapat menjadi kata umum dari penyebutan kata-kata lainnya. Sedangkan hiponim adalah kata-kata yang terwakili artinya oleh kata hipernim. Umumnya kata-kata hipernim adalah suatu kategori dan hiponim merupakan anggota dari kata hipernim.
• Ani memasak kue bolu untuk hari ulang tahun ibunya

3. Homonim adalah suatu kata yang memiliki makna yang berbeda tetapi lafal atau ejaan sama. Jika lafalnya sama disebut homograf, namun jika yang sama adalah ejaannya maka disebut homofon.
Contoh:
• Setiap hari senin polisi selalu mengadakan apel pagi
• Kemarin ibu membeli buah apel di pasar
• Andi sering membeli rokok filter untuk ayahnya
• Sebaiknya kita memiliki filter dalam berfikir agar tidak gegabah dalam Bertindak

4. Polisemi adalah kata-kata yang memiliki makna atau arti lebih dari satu karena adanya banyak komponen konsep dalam pemaknaan suatu kata. Satu kata seperti kata "kepala" dapat diartikan bermacam-macam walaupun arti utama kepala adalah bagian tubuh manusia yang ada di atas leher.
Contoh dalam kalimat :
• Guru yang dulunya pernah menderita cacat mental itu sekarang menjadi kepala sekolah smp kroto emas.
• Tiap kepala harus membayar upeti sekodi tiwul kepada ki joko cempreng.
• Semenjak ia di angkat menjadi Kepala sekolah ia menjadi Besar kepala

5. Antonim adalah suatu kata yang artinya berlawanan satu sama lain. Antonim disebut juga dengan lawan kata.
Contoh dalam kalimat :
• Nilai ujian atematika Budi sangat tinggi tapi nilai ujian B. Inggris sangat rendah
• Di butik AMARA menyediakan pakaian laki-laki dan pakaian perempuan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar